Pelatih Manchester United, Ole Gunnar Solksjaer, nampaknya baru saja mendapatkan angin segar untuk mempertajam lini depannya pada kompetisi musim depan. Karena ketika menjalani tur pra-musim 2019/20 di Asia, pelatih asal Norwegia itu berhasil menemukan talenta muda yang menjanjikan. Pemain bertalenta yang dimaksud itu adalah striker berusia 17 tahun bernama Mason Greenwood.

Dimasukkan ke dalam skuat pra-musim Manchester United, Greenwood berhasil menunjukkan kemampuan yang cukup mengesankan. Bagaimana tidak, dirinya mampu mencetak 2 gol hanya dalam 3 pertandingan pra-musim yang dijalani oleh Manchester United. Dari kedua gol yang dia cetak salah satunya adalah ke gawang tim raksasa Italia, Inter Milan, dalam turnamen pra-musim bertajuk International Champions Cup 2019 di Singapura, Sabtu (20/07).

Berkat penampilan apiknya itu Greenwood langsung mendapat pujian dari Ole, yang menyamakannya dengan Ryan Giggs selaku legenda hidup Manchester United.

“Dia (Greenwood) mengingatkan saya kepada Ryan Giggs. Dia memiliki naluri mencetak gol yang sangat baik. Saya berharap dia bisa terus mengembangkan bakatnya dan mencetak lebih banyak gol,” kata Ole.

Melihat kemampuan yang dia tunjukkan, bukan tidak mungkin Ole akan memasukkannya ke dalam skuat utama Manchester United pada kompetisi musim depan. Insting mencetak gol Greenwood tidak hanya teruji di laga pra-musim, karena dia juga berhasil menunjukkannya di tim muda Manchester United musim lalu dengan mencetak 26 gol dari 26 penampilan. Andaikan Ole benar-benar memasang Greenwood sebagai striker utama Manchester United, pria berusia 46 tahun itu pun berpeluang untuk menggunakan formasi yang cukup ‘aneh’.

Oh ya, bagi kamu yang suka bermain casino namun tak kunjung menang langsung saja bergabung bersama SBOBET dengan mengunjungi 988bet.net. Di sana kamu akan mendapat peluang menang yang lebih besar.

Formasi ‘Aneh’ Ole Gunnar Solksjaer dengan Mason Greenwood

Jika sebelumnya Ole sering kali menggunakan formasi menyerang 4-3-3, kehadiran Greenwood bisa membuatnya menggunakan formasi ‘aneh’ dengan 3-4-3. Pada formasi itu David De Gea masih akan menjadi pilihan pertama di bawah mistar gawang.

Perannya dalam menjaga gawang Manchester United akan dibantu oleh tiga bek sejajar di depannya, yakni Eric Bailly, Chris Smalling, dan Victor Lindelof. Sedangkan di lini tengah akan ditempati oleh Aaron Wan-Bissaka, Nemanja Matic, Paul Pogba, dan Luke Shaw, di mana keempat pemain tersebut akan mendapat peran yang berbeda-beda.

Karena Wan-Bissaka dan Shaw akan difungsikan sebagai wing back yang berarti akan ikut menyerang dan membantu pertahanan ketika tim sedang mendapat serangan dari lawan. Sementara untuk Pogba akan lebih difungsikan sebagai playmaker dan Matic akan bertugas menjaga kedalaman.

Sedangkan di posisi lini depan selain ada nama Greenwood juga akan dihuni oleh Anthony Martial dan Marcus Rashfod. Martial dan Rashford sendiri akan bermain sedikit melebar sebagai penyerang sayap, sementara Greenwood akan bertindak sebagai striker tengah.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *