Persib Bandung harus menerima kenyataan pahit pada paruh pertama Liga 1 2019 kali ini. Karena mereka harus mengalami krisis kiper, setelah Deden Natsir dan Made Wirawan menderita cedera parah yang mengharuskannya menepi dalam jangka waktu yang cukup lama. Absennya Natsir dan Wirawan membuat pelatih Persib, Robert Rene Alberts, memutuskan untuk menggunakan jasa Aqil Savik.

Hanya saja minimnya pengalaman membuat Savik tak kunjung mampu menunjukkan permainan terbaiknya di bawah mistar gawang Persib. Bahkan pada laga terakhir melawan Arema (30/07), gawang Persib yang dijaga oleh Savik harus kemasukan 5 gol. Untuk mengatasi hal itu, Persib sudah berancang-ancang akan mendatangkan kiper baru pada bursa transfer tengah musim mendatang.

Sementara itu untuk saat ini Persib dikabarkan tengah mendekati mantan kiper AC Milan, Jacopo Viola. Pihak Jacopo pun sudah memberikan lampu hijau kepada sang kiper untuk bermain di Indonesia dan membela Persib. Namun apakah memang Jacopo Viola adalah kiper yang benar-benar dibutuhkan Persib?

Jika melihat dari 3 fatka yang berikut ini, bisa disebut Persib akan melakukan bunder jika tetap mendatangkan Jacopo pada bursa transfer tengah musim nanti.

Hanya Pajangan di AC Milan

Meskipun dilabeli dengan status sebagai mantan kiper AC Milan, namun Jacopo sendiri belum pernah membela AC Milan senior. Karena menurut informasi di lama Transfermarkt, Jacopo hanya sempat bermain di AC Milan U-19 pada periode 2013-2014, namun gagal dipromosikan ke tim utama. Melihat dari situasi tersebut, tentu saja kualitas Jacopo sebagai kiper masih bisa diragukan.

Belum Pernah Bermain di Serie A

Kegagalan Jacopo menembus skuat senior AC Milan membuatnya gagal mencicipi kerasnya Serie A Italia. Karena dia tercatat lebih sering bermain di pertandingan Serie C (kasta ketiga) dan Serie D (kasta keempat) Italia. Oleh sebab itu Persib harus berpikir lagi, apakah dengan pengalamannya yang hanya bermain di Serie C dan D Italia membuat dia mampu memberikan dampak positif di lini pertahanan tim Maung Bandung.

Minim Jam Terbang

Kini Jacopo sudah berusia 23 tahun, namun sampai sejauh ini ia baru mencatat 30 penampilan di level profesional. Bahkan bersama tim terakhirnya, AC Gozzani, Jacopo hanya diberi kesempatan bermain di 3 pertandingan selama paruh musim kompetisi. Minimnya jam terbang tentu saja memengaruhi kualitas permainan Kiper.

Suka bermain judi online? Langsung saja klik 988bet.org dan mainkan hanya di SBOBET.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *